Pages

  • Beranda

15113559

Blog tugas kuliah digunadarma

Minggu, 26 Oktober 2014

ORGANISASI

ORGANISASI

A.   TIPE ATAU BENTUK ORGANISASI
1.    Tipe organisasi
Secara garis besar tipe organisasi dibagi menjadi dua yaitu, organisasi formal dan informal.
a.    Organisasi formal
Organisasi formal ialah suatu organisasi yang memiliki struktur yang jelas, pembagian tugas yang jelas, serta tujuan yang ditetapkan secara jelas. Organisasi formal harus memiliki tujuan atau sasaran. Tujuan ini merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi struktur organisasi yang akan dibuat. Ciri-ciri organisasi formal adalah terstruktur, kaku, terumuskan, dan tahan lama. Adapun contohnya adalah perseroan terbatas, sekolah, pemerintah, dll.
b.    Organisasi Informal
Organisasi Informal kumpulan dari dua orang atau lebih yang telibat pada suatu aktifitas serta tujuan bersama yang tidak disadari. Keanggotaan pada organisasi-organisasi informal dapat dicapai baik secara sadar, maupun tidak sadar. Kerapkali sulit untuk menentukan waktu eksak seseorang menjadi anggota organisasi tersebut. Sifat eksak hubungan-hubungan antara para anggota, bahkan tujuan-tujuan organisasi yang bersangkutan tidak terspesifikasi. Organisasi Informal memiliki ciri-ciri, Lepas, Fleksibel, Tidak terumuskan, dan Spontan. Contohnya adalah arisan.
2.    Bentuk Organisasi
a.    Organisasi lini
Diciptakan oleh Henry Fayol, Organisasi lini adalah suatu bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dengan bawahan, sejak dari pimpinan tertinggi sampai dengan jabatan-jabatan yang terendah, antara eselon satu dengan eselon yang lain masing-masing dihubungkan dengan garis wewenang atau komando. Organisasi ini sering disebut dengan organisasi militer. Organisasi Lini hanya tepat dipakai dalam organisasi kecil. Contohnya; Perbengkelan, Kedai Nasi, Warteg, Rukun tetangga.
Adapun ciri-cirinya adalah:
·        hubungan antara atasan dan bawahan bersifat langsung dengan satu garis wewenang
·        jumlah karyawan sedikit
·        belum terdapat spesialisasi
Keuntungan dari organisasi lini adalah koordinasi lebih mudah dijalankan, proses pengambilan keputusan berjalan cepat, disiplin pegawai tinggi, dll. Sedangkan kelemahan dari organisasi lini adalah tujuan dan keinginan pribadi pimpinan seringkali sulit dibedakan dengan tujuan organisasi dan juga kecenderungan otoriter, kesempatan pegawai untuk berkembang sulit karna tidak adanya kesempatan untuk inisiatif.
b.    Organisasi lini dan staf
Memiliki ciri-ciri:
·         Hubungan atasan dan bawahan tidak bersifat langsung
·         Pucuk pimpinan hanya satu orang dibantu staff
·         Terdapat 2 kelompok wewenang yaitu lini dan staff
·         karyawan banyak
·         Adanya spesialisasi
Keuntungan penggunaan bentuk organisasi ini adalah pengambilan keputusan mudah karna adanya bantuan pikiran dari staff, bakat pegawai dapat berkembang sesuai spesialisasinya, tipe organisasi bersifat luwes. Sedangkan kelemahannya adalah penggunaan staf ahli dapat menambah pembiayan, Kemungkinan akan terdapat perbedaan interpretasi antara orang lini dan staf dalam kebijakan dan tugas-tugas yang diberikan sehingga menimbulkan permasalahan menjadi kompleks.
c.    Organisasi fungsional
Diciptakan oleh Frederick W. Taylor, Organisasi ini disusun berdasarkan sifat dan macam pekerjaan yang harus dilakukan, masalah pembagian kerja merupakan masalah yang menjadi perhatian yang sungguh-sungguh.
·         Bawahan akan menerima perintah dari beberapa atasan
·         Pekerjaan lebih banyak bersifat teknis
·         Target-target jelas dan pasti
·         Penempatan jabatan berdasarkan spesialisasi
Keuntungan penggunaan bentuk ini adalah spesialisasi dilakukan secara optimal, solidaritas, loyalitas karyawan biasanya cukup tinggi. Sedangkan kelemahannya adalah pekerjaan seringkali membosankan, sulit memindahkan karyawan dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain, koordinasi menyeluruh sulit dikerjakan karna hanya fokus pada spesialisasinya.
d.    Organisasi lini dan fungsional
Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit dibawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi tadi masih melimpahkan wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang pekerjaan operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa memandang eselon atau tingkatan. Keuntungan yang diperoleh saat menggunakan bentuk ini adalah produktifitas tinggi karna spesialisasi dilaksanakan maksimal, solidaritas dan disiplin tinggi. Sedangkan kelemahannya adalah kurang fleksibel, koordinasi dilakukan lebih dari satu orang sehingga membuat kebingungan, spesialisasi memberikan kejenuhan.


e.    Organisasi lini, fungsional, dan staff

Organisasi ini merupakan perkembangan lebih lanjut dari organisasi berbentuk lini dan fungsional.
Memiliki ciri-ciri:
·         Organisasi besar dan kadang sangat ruwet
·         Mempunyai 3 unsur karyawan pokok:
Karyawan dengan tugas pokok (line personal)
Karyawan dengan tugas bantuan (staff personal)
Karyawan dengan tugas operasional fungsional (functional group)
f.     Organisasi komite
Suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu lainnya dilaksakan secara kolektif. Adapun ciri-cirinya adalah Adanya hak, wewenang dan tanggung jawab sama dari masing-masing anggota dewan. Asas musyawarah sangat ditonjolkan. Organisasinya besar & Struktur tidak sederhana. Biasannya bergerak dibidang perbankan, asuransi. Kelebihannya adalah pelaksanaan decision making berlangsung baik karena terjadi musyawarah dengan pemegang saham maupun dewan, kepemimpinan yang bersifat otokratis yang sangat kecil, dengan adanya tour of duty maka pengembangan karier terjamin. Sedangkan kelemahannya adalah proses decision making sangat lambat, biaya operasional rutin sangat tinggi, kalau ada masalah sering kali terjadi penghindaran siapa yang bertanggung jawab.
B.    STRUKTUR  ATAU SKEMA ORGANISASI

Struktur atau skema organisasi yaitu satuan organisasi yang mempunyai hubungan dan saluran wewenang dan tanggung jawab yang ada dalamorganisasi.jadi arti organisasi dan tipe organisasi sering disamakan, padahal keduanya berbeda. Menurut tipenya organisasi dibedakan menjadi dua macam, yaitu organisasi dengan tipe piramid dan organisasi dengan tipe kerucut. Bentuk organisasi memandan dari segi tata hubungan , wewenang , dan tanggung jawab yang ada dalam suatu organisasi.
Menurut Keith Davis ada 6 bagan bentuk struktur organisasi yaitu:
1.    Bentuk Vertikal
Dalam bentuk ini, sistem organisai pimpinan sampai organisasi atau pejabat yang lebih rendah digariskan dari atas ke bawah secara vertikal.
2.    Bentuk Mendatar
Bentuk bagan organisasi yang saluran wewenangnya dari pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari kiri kea rah kanan atau sebaliknya.
3.    Bentuk Lingkaran
Dalam bentuk ini, saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran kearah bidang lingkaran.
4.    Bentuk setengah Lingkaran
Bentuk bagan organisasi yang saluran wewenang dari pucuk pimpinan sampai dengan sastuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran kearah bidang bawah lingkaran atau sebaliknya.
5.    Bentuk Elliptical
Saluran wewenangna dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terndah digambarkan dengan pusat elips kearah bidang Elips
6.    Bentuk Piramida Terbalik
Saluran wewenang dari pucuk pimpinan sampai dengan organisasi atau pejabat terendah digambarkan dalam susunan berbentuk piramida terbalik.
Setiap bentuk bagan organisasi yang ada menggambarkannya dapat dibalik, kecuali bagan lingkaran, bagn elips. Bagan pyramid dapat disusun dari bawah kearah atas, bagan mendatar dapat disusun dari kanan kearah kiri, bagan menegak (Vertikal) dapat disusun dari bawah ke atas, bagan setengah lingkaran dapat disusun dari pusat lingkaran kearah bidang atas lingkaran, bagan setengah elips dapat disusun dari elip kearah bidang atas elip.
A.   Macam-macam Skema Organisasi
1.    Berdasarkan teknik atau cara membuatnya :
·         Skema organisasi Tegak Lurus dari atas kebawah
·         Skema organisasi Mendatar dari kiri kekanan
·         Skema organisasi gabungan Tegak Lurus dan Mendatar
·         Skema organisasi Lingkaran
·         Skema organisasi Gambar
2.    Berdasarkan isi atau fungsi didalamnya :
·         Skema Organisasi Fungsional
Menjelaskan tenteng letak dari fungsi-fungsi tugas dalam hubungannya dengan fungsi-fungsi yang lain dan saling berkaitan antar satu dengan yang lain.
·         Skema Organisasi Jabatan
Menjelaskan tentang garis wewenang yang harus dianut sesuai dengan

jabatan masing-masing, tetang cara bekerja, apa yang harus ia lakukan dan pencapaian yang ia dapatkan.

·         Skema Organisasi Nama
Menjelaskan tentang garis wewenang yang harus dianut sesuai dengan nama-nama para pejabat yang bersangkutan, yang mengejarkan pekerjaan sesuai dengan bidangnya

·         Skema Organisasi Nama dan Jabatan
Menggabungkan antara masing-masing jabatan dengan masing-masing nama para pejabat dalam suatu organisasi.

·         Skema Organisasi Struktur
Menjelaskan tingkatan jenjang antara unit-unit dalam organisasi tersebut, dan juga fungsi-fungsi antara bagian-bagian itu satu sama lain yang saling berhubungan dan juga saling membantu.
Kelebihan dari Struktur atau Skema Organisasi.
• Paling sesuai untuk lingkungan yang stabil
• Dapat mencapai skala ekonomis pada masing-masing bagian.
• Merangsang berkembangnya keterampilan yang bersifat fungsional.
• Sesuai untuk organisasi berukuran kecil sampai sedang.
•Baik bagi organisasi yang menghasilkan satu atau sejumlah kecil jenis produk.
Kekurangan dari Struktuk atau Skema Organisasi
·         Respon organisasi terhadap perubahan kondisi lingkungan agak lambat.
·         Pengambilan keputusan menumpuk pada puncak organisasi.
·         Koordinasi antar bagian / fungsi tidak terlalu baik.
·         Inovasi terbatas
·         Pandangan terhadap sasaran organisasi agak terbatas, anggota organisasi cenderung hanya memperhatikan sasaran bagiannya sendiri
Diposting oleh Fikri di 01.47
Label: #Softskill

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Entri Populer

  • Contoh Kasus Organisasi
    Contoh kasus Metode Organisasi "PENGARUH IKLIM ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAL DINAS KIMPRASKO BANJARMASIN “ Penel...
  • Contoh Kasus Komunikasi antar pribadi
    Komunikasi merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan. Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang tidak bisa terlepas dari komunikasi. ...
  • Organisasi Kemahasiswaan - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
    TEORI ORGANISASI UMUM 1 Nama : Mochammad Fikri Kelas : 2KA23 NPM : 15113559 Organisasi mahasiswa adalah organisasi yan...
  • Kesimpulan Kepemimpinan
    PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI Definisi dan Dasar pengambilan keputusan Pengambilan keputusan adalah suatu hasil keluaran atau...
  • KEPEMIMPINAN
    PENGERTIAN KEPEMIMPINAN Kepemimpinan menurut Fred E. Fielder dan Martin M. Chemars adalah sutu proses mempengaruhi aktivitas kelompok dal...
  • ORGANISASI
    ORGANISASI A.    TIPE ATAU BENTUK ORGANISASI 1.     Tipe organisasi Secara garis besar tipe organisasi dibagi menjadi dua yaitu, ...
  • KONFLIK ORGANISASI DAN PENYELESAIANNYA
     1.      Konflik Konflik adalah  perbedaan pendapat antara anggota satu dengan yang lain akibat kurangnya komunikasi di dalam organisasi....
  • KONFLIK ORGANISASI (KELOMPOK)
    KONFLIK ORGANISASI Pengertian Konflik Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiolo...
  • KOMUNIKASI ORGANISASI
    Pengertian Komunikasi Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan atau informasi dari suatu pihak ke pihak yang lain dengan tujuan ...
  • PROSES ORGANISASI
    PROSES ORGANISASI A.    Proses organisasi         Proses dalam kamus bahasa Indonesia berarti rangkaian suatu tindakan. Sedangkan pros...