Pages

  • Beranda

15113559

Blog tugas kuliah digunadarma

Rabu, 01 Oktober 2014

Organisasi dan Metodenya

TEORI ORGANISASI
UMUM 1

Kelas : 2KA23 (Kelompok 6)

CIRI-CIRI, UNSUR, DAN TEORI ORGANISASI
1.    Ciri-ciri Organisasi
Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah :
a.    Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
b.    Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
c.    Adanya tujuan
d.    Adanya sasaran
e.    Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
f.     Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas
2.    Unsur Organisasi
a.    Manusia
Dalam organisasi Manusia sering disebut dengan istilah pegawai atau personel yang terdiri dari beberapa tingkatan yaitu pimpinan (misalnya administrator) sebagai tingkatan tertinggi dalam organisasi dan yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing. Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
b.    Kerjasama
Kerjasama adalah sebuah sistem pekerjaan yang dikerjakan oleh dua orang atau lebih untuk mendapatkan tujuan yang direncanakan bersama. Kerja sama dalam tim kerja ataupun organisasi menjadi sebuah kebutuhan dalam mewujudkan keberhasilan kinerja dan prestasi kerja. Oleh karena itu, semua anggota yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer, dan pekerja (workers), secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.
c.    Tujuan Bersama
Tujuan merupakan arah atau sasaran yang ingin dicapai. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur, program, pola (network), kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan.
d.    Peralatan (equipment)
Peralatan atau equipment terdiri dari semua sarana yang dibutuhkan dalam organisasi yaitu berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (gedung/bangunan/kantor).
e.    Lingkungan (environment)
Faktor lingkungan misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi. Termasuk dalam unsur lingkungan, antara lain :
1)   Kondisi atau situasi yang secara langsung maupun secara tidak langsung berpengaruh terhadap daya gerak kehidupan organisasi, karena kondisi atau situasi akan selalu mengalami perubahan.
2)   Tempat atau lokasi, sangat erat hubungannya dengan masalah komunikasi dan transportasi yang harus dilakukan oleh organisasi.
3)   Wilayah operasi yang dijadikan sasaran kegiatan organisasi. Wilayah operasi dibedakan menjadi :
a)    Wilayah kegiatan, yang menyangkut jenis kegiatan atau macam kegiatan apa saja yang boleh dilakukan sesuai dengan tujuan organisasi
b)   Wilayah jangkauan, atau wilayah geografis atau wilayah teritorial, menyangkut wilayah atau daerah operasi organisasi.
c)    Wilayah personil, menyangkut semua pihak (orang-orang, badan-badan) yang mempunyai hubungan dan kepentingan dengan organisasi.
d)   Wilayah kewenangan atau kekuasaan, menyangkut semua urusan, persoalan, kewajiban, tugas, tanggung jawab dan kebijaksanaan yang harus dilakukan dalam batas-batas tertentu yang tidak boleh dilampaui sesuai dengan aturan main yang telah ditetapkan dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
f.     Kekayaan alam
Yang termasuk dalam kekayaan alam ini misalnya keadaan iklim, udara, air, cuaca (geografi, hidrografi, geologi, klimatologi), flora dan fauna.
3.    Teori Organisasi
Manusia adalah makhluk sosial yang cenderung untuk hidup bermasyarakat serta mengatur dan mengorganisasi kegiatannya dalam mencapai sautu tujuan tetapi karena keterbatasan kemampuan menyebabkan mereka tidak mampu mewujudkan tujuan tanpa adanya kerjasama. Hal tersebut yang mendasari manusia untuk hidup dalam berorganisasi.
a.    Teori organisasi klasik (tradisional)
Teori ini biasa disebut dengan “teori tradisional” atau disebut juga “teori mesin”. Berkembang mulai 1800-an (abad 19). Dalam teori ini organisasi digambarkan sebuah lembaga yang tersentralisasi dan tugas-tugasnnya terspesialisasi serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreatifitas.
Dalam teori ini organisasi digambarkan seperti toet piano dimana masing-masing nada mempunyai spesialisasi (do.. re.. mi.. fa.. so.. la.. si..) dimana apabila tiap nada dirangkai maka akan tercipta lagu yang indah begitu juga dengan organisasi.
Dikatakan teori mesin karena organisasi ini menganggab manusia bagaikan sebuah onderdil yang setiap saat bisa dipasang dan digonta-ganti sesuai kehendak pemimpin.
Defisi Organisasi menurut Teori Klasik:
Organisasi merupakan struktur hubungan, kekuasaan-kejuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan factor-faktor lain apabila orang bekerja sama.
Teori Organisasi klasik sepenuhnya menguraikan anatomi organisasi formal. Empat unsur pokok yang selalu muncul dalam organisasi formal:
1)   Sistem kegiatan yang terkoordinasi
2)   Kelompok orang
3)   Kerjasama
4)   Kekuasaan & Kepemimpinan
Teori klasik berkembang dalam 3 aliran, yaitu :
1)   Teori Birokrasi (dikembangkan dari ilmu sosiologi)
2)   Teori Administrasi
3)   Teori manajemen ilmiah (Seperangkat mekanisme untuk meningkatkan efesiensi kerja)
b.    Teori neoklasik
Aliran yang berikutnya muncul adalah aliran Neoklasik disebut juga dengan “Teori Hubungan manusiawi”. Teori ini muncul akibat ketidakpuasan dengan teori klasik dan teori merupakan penyempurnaan teori klasik. Teori ini menekankan pada “pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan sebagai individu ataupun kelompok kerja”.
HUGO MUNSTERBERG
Salah tokoh neoklasik pencetus “Psikologi Industri”. Hugo menulis sebuah buku “Psychology and Industrial Effeciency” tahun 1913. Buku tersebut merupakan jembatan antara manajemen ilmiah dan neoklasik. Inti dari pandangan Hugo adalah menekankan adanya perbedaan karekteristik individu dalam organisasi dan mengingatkan adannya pengaruh faktor sosial dan budaya terhadap organisasi.
Munculnya teori neoklasik diawali dengan inspirasi percobaan yang dilakukan di Pabrik Howthorne tahun 1924 milik perusahaan Western Elektric di Cicero yang disponsori oleh Lembaga Riset Nasional Amerika. Percobaan yang dilakukan ELTON MAYO seorang riset dari Western Electric menyimpulkan bahwa pentingnya memperhatikan insentif upah dan Kondisi kerja karyawan dipandang sebagai factor penting peningkatan produktifitas.
Dalam pembagian kerja Neoklasik memandang perlunya:
1)   Partisipasi
2)   Perluasan kerja
3)   Manajemen bottom_up
c.    Teori modern
Teori ini muncul pada tahun 1950 sebagai akibat ketidakpuasan dua teori sebelumnya yaitu klasik dan neoklasik. Teori Modern sering disebut dengan teori “Analiasa Sistem” atau “Teori Terbuka” yang memadukan antara teori klasik dan neokalsik. Teori Organisasi Modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan  yang saling bergantung dan tidak bisa dipisahkan. Organisasi bukan sistem tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil akan tetapi organisasi merupakan sistem terbuka yang berkaitan dengan lingkungan dan apabila ingin bertahan hidup maka ia harus bisa beradaptasi dengan lingkungan.

Sumber/referensi:
– http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_sosial
– http://massofa.wordpress.com/2008/11/28/unsur-unsur-dan-bentuk-organisasi/
– http://id.shvoong.com/social-sciences/education/1931283-ciri-ciri-organisasi/
– s_tiwi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/17350/MINGGU_3.doc



Diposting oleh Fikri di 10.19
Label: #Softskill

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Entri Populer

  • Contoh Kasus Organisasi
    Contoh kasus Metode Organisasi "PENGARUH IKLIM ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAL DINAS KIMPRASKO BANJARMASIN “ Penel...
  • Contoh Kasus Komunikasi antar pribadi
    Komunikasi merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan. Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang tidak bisa terlepas dari komunikasi. ...
  • Organisasi Kemahasiswaan - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI)
    TEORI ORGANISASI UMUM 1 Nama : Mochammad Fikri Kelas : 2KA23 NPM : 15113559 Organisasi mahasiswa adalah organisasi yan...
  • Kesimpulan Kepemimpinan
    PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI Definisi dan Dasar pengambilan keputusan Pengambilan keputusan adalah suatu hasil keluaran atau...
  • KEPEMIMPINAN
    PENGERTIAN KEPEMIMPINAN Kepemimpinan menurut Fred E. Fielder dan Martin M. Chemars adalah sutu proses mempengaruhi aktivitas kelompok dal...
  • ORGANISASI
    ORGANISASI A.    TIPE ATAU BENTUK ORGANISASI 1.     Tipe organisasi Secara garis besar tipe organisasi dibagi menjadi dua yaitu, ...
  • KONFLIK ORGANISASI DAN PENYELESAIANNYA
     1.      Konflik Konflik adalah  perbedaan pendapat antara anggota satu dengan yang lain akibat kurangnya komunikasi di dalam organisasi....
  • KONFLIK ORGANISASI (KELOMPOK)
    KONFLIK ORGANISASI Pengertian Konflik Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiolo...
  • KOMUNIKASI ORGANISASI
    Pengertian Komunikasi Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan atau informasi dari suatu pihak ke pihak yang lain dengan tujuan ...
  • PROSES ORGANISASI
    PROSES ORGANISASI A.    Proses organisasi         Proses dalam kamus bahasa Indonesia berarti rangkaian suatu tindakan. Sedangkan pros...